Sabtu, 07 April 2018

Penetapan Lokasi Jalan Tol Leces - SS Gending Dijadwalkan Pekan Depan

SHARE
Probolinggo, MotimNews. Pelaksanaan konsultasi publik dengan warga pemilik lahan terdampak tol, di 6 wilayah Kecamatan dan 18 Desa di Kabupaten Probolinggo untuk  jalan tol Pasuruan - Probolinggo (Paspro) trase seksi IV Leces - Simpang Susun (SS) Gending, Kabupaten Probolinggo sudah digelar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) selama 5 hari, sejak Senin (2/4/18) hingga Jumat (6/4/18).

Konsultasi publik berjalan lancar dan dijelaskan oleh PPK Kementerian PUPR bahwa untuk Penetapan Lokasi (Penlok) jalan tol Paspro trase seksi IV, Leces - Simpang SS Gending Kabupaten Probolinggo, dijadwalkan pekan depan. Hal itu dilakukan setelah konsultasi publik, usai dilakukan seluruhnya.

Secara keseluruhan dari 6 wilayah Kecamatan dan 18 Desa yang terdampak jalan tol Paspro trase seksi IV itu ada 900 bidang tanah dengan luasan sekitar 132 Ha segera akan dibebaskan.

Selanjutnya, pelaksana proyek akan langsung mengerjakan desain, setelah melakukan penetapan lokasi. Wilayah Kecamatan Gending menjadi penting, karena akan ada simpang susun.

Berdasarkan informasi dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek nasional jalan tol Paspro, Agus Minarno, rencana proyek nasional pembangunan jalan tol Paspro trase seksi IV Leces - SS Gending ini sepanjang 12,45 Km. Meliputi 6 wilayah Kecamatan dan 18 Desa. Untuk luas tanah yang terkena proyek jalan tol Paspro trase seksi  IV ini seluas 132 Ha, terdiri 900 bidang tanah milik warga, yang mana tanah tersebut 99% adalah merupakan tanah sawah irigasi. 

"Proyek nasional jalan tol Paspro seksi IV ini, nanti juga terdapat satu Simpang Susun di Gending, serta ada dua rest area berhadapan di Desa Watuwungkuk dan Desa Tegalmojo," ujarnya.

Sedang untuk penetapan lokasi, dijadwalkan pekan depan. 

“Baru setelah penlok itu, bisa diketahui dimana lokasi persisnya simpang susun gending,” tutur Agus Minarno, seusai acara konsultasi publik dengan warga Desa Pegalangan, Desa Brumbungan Kidul dan Suko, di Balai Desa Pegalangan, Kecamatan, Maron, Kabupaten Probolinggo, Jumat (6/4) sore.

Setelah penlok dilakukan secara keseluruhan, proyek nasional jalan tol Paspro trase Seksi IV, pihaknya baru mengerjakan desain konstruksi.

 "Diperkirakan, tahapan ini memakan waktu sekitar 4 hingga 5 bulan," kata Agus Minarno.

Sementara itu, terkait proses pembebasan lahan ini, Agus Minarno menyampaikan, warga tidak perlu terburu-buru atau bertindak gegabah. Sebab seluruh proses pembebasan lahan telah tersistem. 

“Jangan mudah tergiur atau terprovokasi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dengan iming-iming apapun. Baik itu yang mengatasnamakan pejabat, maupun jenderal. Sebab petugas kami, tidak pernah seperti itu,” tandasnya. (sgh).


SHARE

Author: verified_user

0 komentar: