Jumat, 23 Februari 2018

Bupati Sepakat Tambah Honor GTT-PTT • Perjuangan DPRD Jember Membuahkan Hasil

SHARE
Jember, MotimNews. Menindaklanjuti hasil pertemuan dengan Gubernur Jawa Timur Soekarwo malam sebelumnya di Gedung Grahadi Surabaya, Bupati Jember dr Faida dan pimpinan DPRD Jember, melakukan pertemuan di kafe Excelso Perumahan Argopuro, Rabu (21/2) malam. Pertemuan itu juga diikuti Asisten I, Biro Hukum, dan Biro Pemerintahan Provinsi, Komisi A DPRD Jawa Timur, Kapolres Jember, dan Komandan Kodim 0824 Jember.

Dalam pertemuan itu, aspirasi DPRD Jember agar kesejahteraan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) ditingkatkan dalam APBD 2018 akhirnya berhasil diperjuangkan. Menurut Wakil Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur, Miftahul Ulum, kesejahteraan GTT dan PTT akan ditingkatkan dalam APBD Jember 2018. “Aspirasi Dewan yang ingin menambah honor GTT sudah disepakati,” katanya, Kamis (22/2) pagi. 

Penambahan honor ini dengan jalan memaksimalkan program bupati di bidang pendidikan, sebagai kompensasi dari aspirasi realokasi Rp 25 miliar. Namun Pemkab Jember tetap harus melakukan validitas terhadap data GTT dan PTT. “Ke depan pimpinan melakukan rapat Badan Musyawarah untuk menjadwal rapat-rapat APBD selanjutnya,” kata Ulum.

Menurut Ulum, setelah dilakukan penghitungan GTT/PTT yang sudah terverifikasi, akan mendapat tambahan honor antara Rp 800 – 1,4 juta perbulan. Sedangkan GTT/PTT yang belum terverifikasi, akan terus dilakukan proses verifikasi oleh Dinas Pendidikan Jember. “Intinya keinginan DPR yang ingin menambah honorarium GTT – PTT itu sudah ditangkap baik oleh bupati. Artinya sudah sepakat lah,” jelas Ulum.

Sementara terkait tekhnis soal pos anggaran itu, menurut Ulum adalah tekhnis dari pihak eksekutif. Nantinya, anggaran peningkatan honor GTT – PTT itu akan melekat di beberapa program Dinas Pendidikan Jember, seperti pendidikan gratis. Bupati hanya tinggal menyiapkan Perbup yang mengatur persentase pembagiannya saja.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jember Ayub Junaidi, mengatakan disepakatinya penambahan honor atau insentif untuk GTT-PTT ini merupakan kemenangan dari GTT-PTT yang tidak kenal lelah memperjuangkannya. “Alhamdulillah tadi malam (kemarin, red) saya mewakili Pimpinan DPRD Jember menandatangani kesepakatan bersama dengan Bupati Faida terkait penambahan insentif untuk teman-teman GTT-PTT,” ujar Ayub.

Menurut legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, tambahan honor GTT-PTT nilainya lebih tinggi dari pada insentif dari Provinsi Jawa Timur. “Ya awalnya saya ingin sama dengan UMK besarnya, namun mengingat ketersedian anggaran akhirnya disepakati insentif tertinggi yang akan diterima GTT-PTT hingga Rp 1,4 juta,” jelasnya.

“Untuk teknis pengaturan jumlah yang akan diterima masing-masing GTT-PTT disesuaikan dengan masa kerjanya. Jumlah insentif tertinggi yaitu sebesar Rp 1,4 juta. Sedangkan jumlah penerimanya nanti berdasarkan data yang dimiliki PGRI dan Dinas Pendidikan,” sambung Ayub Junaidi.

Ayub juga berpesan, dengan penambahan insentif ini GTT-PTT makin giat dan semangat untuk mendidik anak-anak bangsa. “Tambahan insentif ini akan dianggarkan pada APBD tahun 2018 ini. Ya saya berharap dengan penambahan ini GTT-PTT makin sejahtera dan semakin semangat mencerdaskan murid-muridnya,” pungkas Ayub. (sp)


SHARE

Author: verified_user

0 komentar: